Jembatan langit

Awan senja memanjang
Bagaikan jembatan langit
Merekam gambar indah

Madah hati mengharap
Adakah tempat untukku
Di atas sana nanti

Lembayung menyeruak tak sabar
Terdengar pujian dari surau
Waktu sembahyang akan tiba

~
Bogor, 24 Februari 2010
Ditulis saat menunggu maghrib

Iklan

Tentang Keping Hidup

Coretan kisah, renungan, makna untuk menyusun keping pengalaman hidup menjadi sebuah gambar utuh yang indah, semoga...
Pos ini dipublikasikan di Poem dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

14 Balasan ke Jembatan langit

  1. niezmeong berkata:

    ih……so sweeetz!!!!!!!!!
    puisi wat cp tuch?????

  2. demoffy berkata:

    ayokita berjalan..
    di jalan-Nya.. 😉

    salam kenal… 🙂

  3. catatanpelangi berkata:

    Suka postingan ini … Salam kenal ya … ^_^

  4. weew.. puisinya dalem jg ya.. hehe.. waktu sembahyang tiba.. ayo.. buruan sholat.. hehe 😉

  5. Ipin berkata:

    salam kenal sobat…….

  6. atmakusumah berkata:

    Sholat…salah satu media kita menggapai jembatan langit itu…
    Puisinya indah sekali kang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s